GERAK.ID – Penyelenggaraan pasar malam oleh komunitas GGC (Ganteng-Ganteng Ceria) di kawasan Terminal Marisa, Kabupaten Pohuwato, tak sekadar menjadi hiburan masyarakat.
Kegiatan tersebut memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar, khususnya pemilik lahan yang dimanfaatkan sebagai area parkir, serta pedagang lokal yang membuka lapak selama kegiatan berlangsung.
Setiap malam, pasar malam GGC tak pernah sepi pengunjung yang berdatangan dari berbagai wilayah. Lonjakan aktivitas ini secara langsung membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Lahan-lahan kosong yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini disulap menjadi kantong parkir sementara yang memberikan pemasukan harian.
Salah seorang pemuda yang mengelola parkir di lahan milik keluarganya menyebutkan bahwa penghasilan yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp500.000 per malam. Nominal tersebut tergolong cukup besar dalam konteks pendapatan harian sektor informal.
“Rata-rata bisa sampai lima ratus ribu rupiah. Sangat membantu, apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Benar-benar terasa berkahnya,” tuturnya.
Kondisi ini menunjukkan bagaimana masyarakat mampu mengoptimalkan aset yang ada menjadi sumber penghasilan tambahan. Momentum keramaian dimanfaatkan dengan cepat melalui adaptasi ekonomi yang bersifat spontan namun produktif.
Tak hanya jasa parkir, geliat ekonomi juga dirasakan para pedagang kecil. Warga setempat memanfaatkan ramainya pengunjung dengan menjajakan beragam kuliner dan makanan ringan di sekitar lokasi pasar malam.
Lian, pedagang lemper yang rutin berjualan setiap malam, mengaku bersyukur atas tambahan pendapatan yang diperolehnya.
“Alhamdulillah ada tambahan penghasilan. Ramadhan kali ini terasa lebih ringan karena hampir setiap malam ada pemasukan,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, pasar malam GGC dapat dilihat sebagai penggerak ekonomi lokal yang berdampak langsung pada masyarakat bawah. Perputaran uang terjadi cepat dan sederhana, tanpa rantai distribusi yang rumit. Aktivitas utama pasar malam memicu tumbuhnya kegiatan ekonomi turunan seperti parkir dan perdagangan skala kecil.
Dengan demikian, pasar malam GGC di Terminal Marisa bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penguat ekonomi berbasis komunitas yang menghadirkan manfaat nyata bagi warga sekitar Kabupaten Pohuwato.














Leave a Reply
View Comments