GERAK.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato bergerak cepat memastikan suasana kondusif menjelang Bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Melalui Surat Imbauan Nomor: 800 / SATPOL-PP / 66 / II / 2026, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi mengeluarkan instruksi tegas terkait pembatasan aktivitas hiburan dan operasional rumah makan di seluruh wilayah kabupaten.
Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai toleransi dan ketenangan selama bulan puasa.
Dalam poin utama imbauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa seluruh tempat hiburan malam, karaoke, pusat kebugaran (Gym), hingga tempat permainan ketangkasan, diwajibkan untuk tutup total. Aturan ini mulai berlaku efektif sejak sebelum memasuki bulan Ramadhan hingga setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Langkah ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang tenang agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan tanpa gangguan kebisingan atau aktivitas yang kontradiktif dengan nilai ibadah,” tulis petikan surat tersebut yang dirilis di Marisa, Minggu (15/02/2026).
Tak hanya tempat hiburan, sektor kuliner juga mendapatkan perhatian khusus. Para pemilik warung makan, restoran, hingga kafe diimbau untuk tidak melayani makan dan minum di tempat secara terbuka pada siang hari.
“Kami mengimbau para pelaku usaha kuliner untuk tidak membuka pelayanan makan secara terbuka di siang hari sebagai bentuk penghormatan bagi warga yang sedang berpuasa,” lanjut instruksi tersebut.
Surat yang ditujukan kepada para Camat, Lurah, hingga Kepala Desa se-Kabupaten Pohuwato ini diharapkan menjadi acuan bagi aparatur di tingkat bawah untuk melakukan sosialisasi dan pengawasan.
Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diperkirakan akan melakukan patroli rutin guna memastikan seluruh poin dalam imbauan ini dipatuhi oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Masyarakat menyambut baik langkah cepat pemerintah ini. “Kami berharap aturan ini benar-benar ditegakkan di lapangan agar suasana Ramadhan tahun ini terasa lebih tenteram,” ujar salah satu warga Marisa saat ditemui awak media.
Dengan terbitnya edaran ini, Kabupaten Pohuwato bersiap memasuki bulan suci dengan semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap nilai-nilai religius. (*)














Leave a Reply
View Comments