Jawab Keluhan Warga Marisa, Nasir Giasi Dorong Operasi SPBU di Desa Teratai

GERAK.ID – Fasilitas Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Ibukota Marisa, menjadi salah satu aspirasi dalam Reses masa sidang kedua tahun kedua Anggota DPRD Pohuwato, Hi. Nasir Giasi, S.Pd., M.Si, Sabtu (07/2/2026).

Nasir Giasi menyampaikan, jauh sebelum Reses dirinya telah menerima aspirasi dari masyarakat terkait fasilitas SPBU di Ibu Kota yang dinilai sudah tidak memungkinkan lagi.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Gorontalo Tetapkan 15 Ranperda Dalam Propemperda Tahun 2026

Pasalnya masyarakat hanya bergantung di SPBU Buntulia yang menjadi satu-satunya SPBU dan jangkauan terdekat dari area Ibu Kota Marisa.

Di Kecamatan Marisa sendiri terdapat satu SPBU yang di bangun di Desa Teratai, namun belum beroperasi hingga saat ini. Hal ini pun kembali menjadi sorotan dan Aspirasi masyarakat dalam Reses Ketua Komisi III tersebut.

Baca Juga :  Penambang Rakyat Terpuruk, Aleg Pohuwato Semprot Gubernur Gorontalo

“Pelayanan SPBU di Ibu Kota itu sudah tidak memungkinkan lagi, kita hanya punya satu SPBU. Sehingga masyarakat Desa Palopo, Marisa Selatan dan sekitarnya, mendorong agar SPBU ini bisa secepatnya beroperasi,” ujar Ketua Komisi III Nasir Giasi.

Lebih lanjut kata Ketua DPD II Partai Golkar Pohuwato mengatakan, aspirasi ini akan segera dikordinasikan untuk percepatan Operasi SPBU di Desa Teratai guna mempermudah pelayanan bagi masyarakat khususnya di Ibukota Marisa.

Baca Juga :  DPRD Dorong Restoratif Justice dalam Sengketa Pekerja PT Tjakrindo

“Ini akan kami koordinasikan, kebetulan pemiliknya adalah teman kami, untuk mendorong, mempercepat, beroperasinya SPBU di Desa Teratai. Supaya kesemarautan di SPBU Buntulia akan terjawab dengan hadirnya SPBU di Kecamatan Marisa,” pungkas

Nasir Giasi.