HMI Komisariat (P) Pendidikan Gelar Bukber dan Kajian NDP, Bahas Nasib Penambang Pohuwato

GERAK.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan (P) Pendidikan Cabang Pohuwato, menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama (Bukber) Ramadan 1447 Hijriah sekaligus Kajian Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI, Sabtu (14/3/2026) di Warkop Eighteen, depan Polres Pohuwato.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Aksi berbagi ini menjadi bentuk kepedulian kader HMI kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial di bulan suci Ramadan.

Baca Juga :  Hangatnya Kebersamaan, Emak-Emak Tonala Bikin Prajurit TNI Tersenyum

Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh kader HMI serta sejumlah undangan yang hadir.

Selain buka puasa bersama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Kajian NDP HMI yang menghadirkan Kanda Kasim Badu sebagai narasumber dan dipandu oleh Kanda Ahmad Hiola sebagai moderator.

Baca Juga :  Prajurit TNI Ajarkan Disiplin dan Cinta Tanah Air kepada Siswa Sekolah Satu Atap Tonala

Dalam kajian tersebut, para peserta membahas tema: “Antara Legalitas dan Hak Kelangsungan Hidup Rakyat Penambang Pohuwato: Kritik NDP Bab 6 Tentang Keadilan Sosial dan Keadilan Ekonomi.”

Diskusi ini menyoroti persoalan yang dihadapi masyarakat penambang di Kabupaten Pohuwato, terutama terkait aspek legalitas aktivitas pertambangan serta hak masyarakat untuk mempertahankan kelangsungan hidup mereka.

Melalui forum diskusi tersebut, para kader HMI diharapkan mampu memperdalam pemahaman terhadap Nilai Dasar Perjuangan HMI sekaligus meningkatkan kepekaan sosial terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga :  Mabesad Apresiasi Kerja Nyata TMMD Gorontalo Bangun Desa Mandiri

Kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi bagi para kader HMI serta ruang intelektual untuk bertukar gagasan mengenai isu-isu sosial dan ekonomi yang berkembang di daerah, khususnya yang berkaitan dengan keadilan sosial bagi masyarakat kecil.